Hahaha. Terketawa masa baca entri kak Hanis semalam.
Gara-gara entri yang INI kak Hanis dah tersalah paham. Mungkin ada lain-lain orang yang salah paham jugak.
Maaf banyak-banyak dekat kak Hanis dan kalian yang lain juga.
Mungkin sebab entri itu 2 in 1 buat orang terkeliru identiti. Atau ayat saya yang lintang-pukang hingga mengkonpiuskan fikiran orang ramai.
Biar saya betulkan fakta sebelum kena saman dengan towkey sebenar kacang pool larkin bomba. Hahaha.
Maaf banyak-banyak dekat kak Hanis dan kalian yang lain juga.
Mungkin sebab entri itu 2 in 1 buat orang terkeliru identiti. Atau ayat saya yang lintang-pukang hingga mengkonpiuskan fikiran orang ramai.
Biar saya betulkan fakta sebelum kena saman dengan towkey sebenar kacang pool larkin bomba. Hahaha.
Bapa mertua saya ialah Haji Salleh bin Ahmad. Beliau ialah seorang pegawai kerajaan.
Tuan kedai kacang pool di larkin bomba bukan bernama Haji Salleh bin Ahmad. Bermaksud beliau bukan bapa mertua saya. Masa jumpa beliau di kedai saya lupa pulak nak tanya namanya. Padahal beliau sudah senyum meleret waktu nampak saya bersungguh-sungguh nak tangkap gambar kacang pool beliau. Hehe.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Terima kasih ratusiput ^__^.
Untuk hadiah GA yang comel-comel.
(tak sempat nak foto risya dah ambil bawak gi sekolah).
(tak sempat nak foto risya dah ambil bawak gi sekolah).


















